• JUMLAH PENGUNJUNG

    • 21,625 orang
  • Kami Ada Untuk Anda


    Bermain dan Belajar Bersama

  • facebook

MENGAJARKAN ANAK MATEMATIKA, SEBAIKNYA DIMULAI SEJAK BALITA

PDF Print E-mail


Pada tahun 1973 terbit buku berjudul “Tahun Sekolah Pertama di Stuttgart, Jerman”. Buku ini karya seorang Ibu Guru Muda, Ute Moeller-Andersen, yang merekam cara yang ia gunakan dalam mengajar murid kelas satu Sekolah Dasar di Munchen.

Isinya menarik perhatian luas serta mendapat penilaian yang menggembirakan. Salah satu tanggapan menganjurkan bahwa buku itu dapat dijadikan dasar bagi sekolah yang baru dan lebih baik.

Andersen tidak menggunakan buku pegangan, melainkan mengajar dengan memberikan contoh-contoh praktis dari kehidupan nyata. Kalau ia ingin mengajar pecahan, ia menyuruh murid-murid memotong kentang menjadi empat bagian seperti untuk membuat sop.

Kita boleh mengatakan bahwa Andersen menggunakan metode tertentu dalam pengajarannya sesuai dengan usia anak. Ia juga menggunakan cara yang sederhana dan konsisten dalam suasana yang kondusif dan menyenangkan.

Mulai pada masa Golden Years
Glenn Doman pelopor bidang pengembangan otak anak mengemukakan, kesiapan anak-anak belajar sudah dimulai sejak bayi. Stimulasi lingkungan pada usia dini akan mempengaruhi perkembangan otak anak dan meningkatkan kemampuan akademiknya pada masa sekolah kelak. Perkembangan sel-sel otak anak paling cepat berkembang pada dua tahun pertama kehidupan anak, inilah yang disebut dengan masa emas, atau Golden Years Period.

Di masa inilah otak balita berkembang sangat cepat. Oleh sebab itu, berikan stimulasi sejak dini, misalnya dengan mulai memperkenalkannya dengan matematika secara terus-menerus.

Menurut Glenn Doman, MATEMATIKA merupakan salah satu yang paling bermanfaat untuk ditanamkan dalam otak balita karena akan meningkatkan fungsi dari otak. Semakin dini mengajarkan matematika kepada anak justru semakin baik.

Dalam buku karya Glenn Doman – Janet Doman ”How To Teach Your Baby Math” dikisahkan bagaimana para orangtua mengajar anak-anak mereka secara rutin dengan cara yang jujur, tulus, dan sungguh-sungguh. Dengan melakukan hal itu, orangtua telah melipatgandakan kecerdasan anak-anak mereka.

Dalam mempelajari fakta-fakta yang murni, anak-anak dapat mempelajari apa saja yang diberikan dengan polos, tulus dan jujur. Sehingga semakin dini usia seorang anak, maka semakin mudah ia mempelajari sesuatu.

Sumber : http://www.ibudanbalita.com

Satu Tanggapan

  1. pemberian / pengenalan matematika sejak dini sangat penting apalagi dengan metode pembelajaran contactual learning
    yang perlu di pertimbangkan adalah kekontinuan tahap berpikir
    guru/orang tua harus jeli dalam meningkatkan konsep
    artinya jangan sampai terjadi penentangan atau loncatan pemikiran yang membuat anak bingung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: